Dalam dunia media sosial dan percakapan daring, istilah "take" sering digunakan untuk menggambarkan opini atau pandangan seseorang terhadap suatu topik. Anda mungkin sering mendengar istilah "hot take", namun belakangan ini, istilah "cold take" mulai sering muncul. Lalu, sebenarnya apa maksud dari cold take?
Secara sederhana, cold take adalah sebuah opini atau pernyataan yang dianggap sangat umum, sudah diketahui banyak orang, atau merupakan kebenaran yang sudah diterima secara luas oleh publik. Jika "hot take" adalah opini yang kontroversial dan memicu perdebatan, maka "cold take" adalah kebalikannya.
Sebuah pernyataan bisa dikategorikan sebagai cold take jika audiens yang mendengarnya cenderung berpikir, "Ya, tentu saja, siapa yang tidak tahu itu?" atau "Itu hal yang sudah sangat jelas."
Ada beberapa ciri utama yang membuat sebuah opini dikategorikan sebagai cold take:
Misalnya seseorang berkata, "Menurut saya, berolahraga secara rutin itu bagus untuk kesehatan tubuh."
Ini adalah cold take karena tidak ada orang yang akan mendebat pernyataan tersebut. Itu adalah fakta medis yang sudah menjadi pengetahuan umum bagi semua orang.
Istilah ini sering digunakan sebagai bentuk sindiran atau ejekan halus di media sosial. Ketika seseorang memposting opini yang sebenarnya sangat umum namun disampaikan seolah-olah itu adalah sebuah wahyu atau temuan besar, orang lain mungkin akan membalasnya dengan komentar, "Ini adalah cold take yang luar biasa," untuk menunjukkan bahwa opini tersebut tidaklah spesial atau baru.
Namun, dalam konteks lain, cold take juga bisa digunakan secara netral untuk merujuk pada pernyataan yang memang bertujuan untuk menegaskan kembali hal-hal fundamental yang mungkin sempat terlupakan atau perlu diingatkan kembali kepada publik.
Untuk memahami konsep ini dengan lebih baik, mari kita bandingkan keduanya:
Jadi, jika Anda melihat istilah "cold take", ingatlah bahwa itu merujuk pada opini yang sudah basi, terlalu umum, atau merupakan kebenaran yang sudah diterima oleh semua orang. Istilah ini adalah pengingat bahwa tidak semua opini yang kita bagikan di internet harus menjadi sesuatu yang revolusioner. Terkadang, mengatakan hal yang sederhana dan sudah diketahui orang banyak adalah bagian dari komunikasi sehari-hari, meskipun terkadang dilabeli dengan sedikit nada sarkasme oleh netizen.